Cara Bikin Ruang Bakar Mesin Besih Tanpa Harus Turun Mesin
perawatan-mesin-mobil

Cara Bikin Ruang Bakar Mesin Besih Tanpa Harus Turun Mesin

Seiring dengan usia pemakaian kendaraan, ruang bakar juga tidak luput dari tumpukan kerak karbon. Jika sudah parah, kondisi ini pun juga bisa menyebabkan performa mobil akan menurun.

Bukan hanya itu, “mesin ngelitik” pun akan dirasakan saat mobil berakselerasi.

Ruang bakar yang bersih membuat pembakaran mesin sempurna dan power mesin besar.

Agar ruang bakar jadi bersih biasanya melakukan servis besar dan bongkar kepala silinder.

Service besar dan bongkar kepala silinder proses panjang dan lama serta biaya yang mahal.

Apalagi saat bongkar mesin ada resiko baut-baut kurang kencang atau paking yang kurang rapat.

Jika belum parah, sebenarnya ada cara perawatan menghilangkan kerak karbon yang ada di ruang bakar tanpa perlu membongkar mesin.

“Tehnik ini dikenal dengan istilah chamber carbon cleaner atau gurah mesin” ujar Pengsu Wijaya, Direktur PT. JP Autocare Otomotif Indonesia. Memang biasanya ini dilakukan oleh bengkel tetapi tidak ada salahnya anda tahu prosesnya bahkan bisa dilakukan sendiri.

Chamber Carbon Cleaner pada prinsipnya bisa dilakukan pada mobil maupun sepeda motor.

“Caranya dengan menuang cairan carbon cleaner ke dalam ruang bakar. Biasanya melalui lubang busi,” ujar pria yang akrab disapa Pengsu ini.

Karena cairan itu, kotoran atau kerak yang menempel di atas piston, kepala klep dan dinding ruang bakat mudah terangkat.

Berikut prosedur pembersihan ruang bakar ini.

Pertama, panaskan mesin sampai mencapai kondisi ideal, biasanya sekitar 10-15 menit sejak dari kondisi mesin mati. Tujuannya agar tercipta perbedaan suhu antara suhu kerak dalam ruang pembakaran dan suhu cairan carbon cleaner sehingga lebih mudah buat cairan mengangkat kerak atau kootoran tersebut.

Kedua, matikan mesin dan buka busi. Kemudian tuangkan Cairan Carbon Cleaner melalui lubang busi tersebut, setelah itu diamkan selama kurang lebih 15menit agar cairan meresap ke dalam kerak-kerak karbon hingga lepas dari dinding ruang pembakaran.

Ketiga, sedot cairan tersebut menggunakan vacuum khusus hingga tak bersisa. Penyedotan menggunakan vacuum ini harus benar karena bila sampai ada sisa cairan dalam ruang pembakaran bisa menyebabkan water hammer. Walau kondisi seperti jarang terjadi tetapi lebih baik berhati-hati.
Water hammer adalah kondisi dimana tekanan volume air dalam ruang pembakaran merusakkan piston hingga pecah. Water hammer sebenarnya sering terjadi bila pengendara memaksa memasuki daerah banjir tinggi yang masuk ke ruang pembakaran melalui kenalpot.

PT. JP Autocare Otomotif Indonesia sebagai produsen cairan perawatan dan pembersih otomotif juga memproduksi Carbon Cleaner yang dikenal dengan brand JP Autopro Carbon Cleaner. Dengan paket 4 botol @60ml, cukup untuk membersihkan 4 ruang busi.